Indonesia saat ini tercatat sebagai negara pengekspor batubara
terbesar di dunia. Sekitar 80% batubara yang dikeruk dari perut bumi
dikirimkan ke sejumlah negara lain seperti China, India, Jepang dan
Eropa.
Ekspor batubara yang tinggi disebabkan penyerapan batubara di pasar
domestik masih sangat rendah. Sebutlah, dari 400 juta ton batubara yang
diproduksi, kebutuhan domestik hanya 65 juta ton. Alhasil, meski hanya
menempati posisi produksi batubara terbesar ketiga, RI mampu menyandang
gelar negara pengekspor batubara nomor wahid di dunia.
Seperti supermarket, semua jenis batubara dari kualitas rendah sampai
tinggi ada di Indonesia. Posisi Indonesia yang strategis juga membuat
pembeli lebih senang membeli batubara dari Indonesia karena ongkos kirim
lebih murah.
Di dunia ini hanya ada 5-6 negara yang memproduksi batubara. Pertama
terbesar adalah China sebesar 3,6 miliar ton, tapi semuanya dipakai di
dalam negeri karena memang besar sekali kebutuhannya.
Di posisi kedua, Amerika Serikat produksi sekitar 800 juta-1 miliar
ton. Produksinya kebanyakan dipakai di dalam negeri, hanya sedikit yang
di ekspor. Ketiga Indonesia dengan tingkat produksi 400 juta ton, namun
produksinya kebanyakan diekspor.
Dengan demikian Indonesia bisa dikatakan terbesar namun dalam hal
ekspornya bukan produksinya, terbesar terutama untuk thermal coal.
Sementara Australia juga terbesar, namun dalam hal cooking coal.
Indonesia sebagai negara pengekspor batubara terbesar tentu saja
melibatkan perusahaan-perusahaan yang sudah terbiasa dan sesuai di
bidangnya, adapun salah satu perusahaan yang berkecimpung dalam ekspor
batubara ini adalah PT. Gate Hope Indonesia yang dipimpin Pak Suryanto,
dan perusahaan yang sering disingkat PT. GHI sudah berjalan sejak tahun
2011.
Sumber : http://gatehopeindonesia.com/blog/2014/12/indonesia-sebagai-negara-pengekspor-batubara/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar