Pada masa mendatang, produksi batubara Indonesia diperkirakan akan
terus meningkat; tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri
(domestik), tetapi juga untuk memenuhi permintaan luar negeri (ekspor).
Hal ini mengingat sumber daya batubara Indonesia yang masih melimpah, di
lain pihak harga BBM yang tetap tinggi, menuntut industri yang selama
ini berbahan bakar minyak untuk beralih menggunakan batubara.
Produksi batubara nasional terus mengalami perkembangan yang sangat
signifikan. Pada tahun 1992 tercatat sebesar 22,951 juta ton, naik
menjadi 151,594 juta ton pada tahun 2005, atau naik ratarata 15,68 % per
tahun. Jika diasumsikan proyeksi untuk tahun-tahun mendatang mengikuti
kecenderungan (trend) tersebut di atas, maka kondisi pada tahun 2025, produksi akan meningkat menjadi sekitar 628 juta ton.
Dari sisi konsumsi, hingga saat ini segmen pasar batubara di dalam
negeri meliputi PLTU, industri semen, industri menengah hingga industri
kecil dan rumahtangga. Dalam kurun waktu 1998-2005, konsumsi batubara di
dalam negeri berkembang 13,29%. Kondisi saat ini (2005) konsumsi
batubara 35,342 juta ton, di antaranya, 71,11% dikonsumsi PLTU, 16,84%
dikonsumsi industri semen, dan 6,43% dikonsimsi industri kertas. Dari
karakteristik tersebut dan adanya rencana pemanfaatan batubara melalui
pengembangan teknologi UBC, gasifikasi, dan pencairan, maka
diproyeksikan pada tahun 2025 kebutuhan batubara dalam negeri akan
mencapai sekitar 191,130 juta ton. Sedangkan dari trend ekspor batubara
yang peningkatannya sangat signifikan sekitar 16,00% pertahun, maka pada
tahun 2025 diproyeksikan akan mencapai 438 juta ton.
Dengan banyak berdirinya perusahaan-perusahaan batubara di Indonesia
kini dapat mengoptimalkan proses produksi dan distribusi sumber daya
alam batubara. Sebut saja PT. Gate Hope Indonesia, perusahaan di bawah
pimpinan Pak Suryanto ini adalah perusahaan bergerak di bidang batubara,
dan perusahaan ini telah beroperasi sejak 2011.
Karena semakin meningkatnya kebutuhan batubara dimasa yang akan
datang, maka diharapkan perusahaan yang disebut juga PT. GHI ini mampu
terus bertahan dan bahkan meningkatkan layanannya. Karena seperti
diketahui tahun 2025, jumlah rencana produksi sebesar 318 miliar ton
untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sebesar 214 miliar ton dan untuk
memenuhi permintaan luar negeri sebesar 104 miliar ton.
Sumber : http://gatehopeindonesia.com/blog/2014/12/batubara-di-masa-depan/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar